Tak perlu pesimis dulu jika follower sedikit sebab fakta membuktikan bahwa jumlah follower tak selalu sebanding dengan pengaruh yang diciptakan.
Ada 4 hal yang ditunjukkan dalam score, influence, popularity, engagement, dan trust. Popularitas mengukur dari jumlah follower, engagement, dari keterlibatan pemilik akun dan follower-nya, sementara trust mengukur kepercayaan terhadap si pemilik akun Twitter.
"Berbeda dengan layanan sejenis yang mungkin hanya mengukur tingkat pengaruh berdasar jumlah follower,
TweetLevel mempertimbangkan aspek-aspek lain," kata Deden Purnamadi,
Manager Edelman Digital saat memperkenalkan Tweetlevel 2.0, Kamis
(28/7/2011) lalu di Jakarta.
Beberapa aspek lain yang dilihat adalah jumlah orang yang di-follow, rasio follower dan following, jumlah total update dalam 30 hari, update dalam jangka waktu tertentu, jumlah retweet dan mention. Semua diolah dengan formula tertentu yang bisa dilihat di TweetLevel.
Selain meluncurkan TweetLevel, Edelman juga meluncurkan BlogLevel, perangkat mirip yang digunakan untuk mengukur influence blog Anda. Cara mengetahui pengaruh pun sama, tinggal masukkan akun dan segera hasil bisa dilihat.
Aspek-aspek
yang dilihat untuk mengukur pengaruh blog tertentu ialah kemudahan blog
dicari di mesin pencari, banyaknya link blog yang disebarkan di blog
lain serta banyaknya konten blog yang dibahas di media sosial.
Baik
TweetLevel dan BlogLevel memiliki beberapa kelebihan. Keduanya
menggunakan algaritma dan 40 metrik yang berbeda serta mampu membedakan
antara orang-orang yang menggagas ide orisinal dan orang yang
menyebarkan ide tersebut.
Sementara itu, BlogLevel juga
memperhitungkan diskusi di platform media sosial lain dan SEO (Search
engine Optimization). Tak seperti perangkat lain, BlogLevel membuat
peringkat pentingnya sesuatu menurut banyaknya posting yang dibahas di
Twitter dan dioptimalkan di search engine.
TweetLevel
memberi peringkat lebih tinggi pada orang-orang yang terlibat percakapan
dan mengirim konten yang relevan darpada pandangan pribadi. TweetLevel
juga bisa digunakan untuk mencari pemlik akun yang paling berpeangaruh
dalam topik tertentu saja.
"Mengetahui siapa blogger dan tweeps
yang berpengaruh dan memahami siapa saja yang mempengaruhi mereka akan
membantu kita dalam merencanakan dan mengukur kampanye efektif dan
memberi informasi intelijen pada klien kita," kata Nanda Inevs,
Indopacific Edelman Digital Director.
Sementara, bagi industri, kata nanda, tweetLevel bisa membantu memilih orang yang tepat untuk mengkomunikasikan brand-nya. "Sebab jika hanya asal pilih yang populer tapi ternyata tidak tahu tentang brand, ini percuma. Hanya akan menjadi seperti advertising," katanya.
Bagi
pribadi, pastinya perangkat ini bisa dipakai untuk mengukur pengaruh.
Tentu terbuka kemungkinan untuk meningkatkan pengaruh dalam topik yang
diinginkan. Setelahnya, mungkin mau menjual tweet seperti yang dilakukan
beberapa selebritis atau selebblog?
Sumber dari sini
Baca juga yang ini:
Berita
- Akhirnya Dapat Smartphone Gratis Dari Smartfren
- Perbedaan Dunia Kuliah Dengan Sekolah
- Pengalaman dan Strategi SNMPTN Undangan
- Akhirnya Lulus UN dan SNMPTN Undangan
- AXIS juara Internetan paling murah 2012
- Penerimaan Snmptn Jalur Undangan dan Tertulis 2012
- Perbedaan Antara Http dengan Https
- Fakta-Fakta Dunia Tentang April Mop
- Browser Tercepat Update Maret 2011
- Pengertian Nuklir dan Bahaya Nuklir
- Ayam Jago Berjari Lima Punya Kekuatan Mistis
- Open Office
- Sekarang Deteksi HIV Bisa Lewat Handphone
- Windown 8 dirilis 2012 waktu yang tidak Baik
- Pesawat 5 kali kecepatan Suara dirakit oleh NASA
- Persebaran Sumber Daya Diindonesia
0 komentar on Car Mengukur Pengaruhmu di Twitter dan Blog :
Berkomentarlah yang bijak tanpa Spam!
Silahkan berkomentar untuk menyampaikan kritik, saran, atau hanya sekedar blogwalking di blog saya..